PASANG SURUT AIR LAUT
Dalam artikel ini menjelaskan
tentang pasang surut dan pasang naik, dan juga sebab, dan akibatnya. Semoga
saja artikel ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya.SELAMAT MEMBACA!!!!!
Untuk Apa Data Pasang Surut
Air Laut?
Pengetahuan tentang pasang surut sangat diperlukan dalam
transportasi laut, kegiatan di pelabuhan, pembangunan di daerah pesisir pantai,
dan lain-lain.
Mengingat pentingnya pengetahuan tentang pasang surut terutama bagi yang
tertarik mempelajari masalah pantai dan estuari, maka akan dicoba dijelaskan
tentang pengertian pasang surut itu sendiri.
Ø Pengertian
Pasang Surut Air Laut
Pasang surut air laut adalah suatu fenomena pergerakan naik
turunnya permukaan air laut secara berkala yang diakibatkan oleh kombinasi gaya
gravitasi dan gaya tarik menarik dari benda-benda astronomi terutama oleh
matahari, bumi, dan bulan. Pengaruh benda angkasa
lainnya dapat diabaikan karena jaraknya lebih jauh atau ukurannya lebih kecil.
Faktor non astronomi yang mempengaruhi pasang surut terutama di perairan semi tertutup seperti teluk adalah
bentuk garis pantai dan topografi dasar perairan.
Puncak gelombang disebut pasang tinggi dan lembah
gelombang disebut pasang rendah.
Perbedaan vertikal antara pasang tinggi dan pasang rendah
disebut rentang
pasang surut (tidal range).
Periode pasang surut adalah waktu antara puncak atau lembah
gelombang ke puncak atau lembah gelombang berikutnya. Harga periode pasang
surut bervariasi antara 12 jam 25 menit hingga 24 jam 50 menit.
Ø Tipe Pasang Air Laut
Terdapat tiga tipe dasar pasang laut,
yaitu:
A.
Tipe Harian (diurnal tides) adalah suatu perairan yang mengalami satu kali pasang dan satu kali surut dalam satu
hari.
B.
Tipe Tengah harian (semidiurna tides) adalah
suatu perairan yang mengalami dua kali pasang dan dua kali surut dalam sehari.
C.
Tipe Campuran (mixed
tides) adalah suatu perairan yang
mengalami peralihan
antara tipe harian dan tipe
tengah harian, dan tipe pasang surut air laut ini digolongkan menjadi dua bagian, yaitu: tipe campuran dominasi ganda dan tipe
campuran dominasi tunggal.
Ø Penyebab
Pasang
Air Laut
Dalam sebulan, variasi harian dari rentang pasang laut
berubah secara sistematis terhadap siklus bulan. Rentang
pasang laut juga bergantung pada bentuk perairan dan konfigurasi lantai samudera.
Pasang laut merupakan hasil dari gaya gravitasi
dan efek sentrifugal.
Efek sentrifugal adalah dorongan ke arah luar pusat rotasi (bumi). Gravitasi
bervariasi secara langsung dengan massa tetapi berbanding terbalik terhadap
jarak. Meskipun ukuran bulan lebih kecil dari matahari, namun gaya gravitasi
bulan dua kali lebih besar daripada gaya tarik matahari dalam membangkitkan
pasang surut laut karena jarak bulan lebih dekat daripada jarak matahari
kebumi. Gaya gravitasi menarik air laut ke arah bulan dan matahari dan
menghasilkan dua tonjolan pasang surut gravitasional di laut. Lintang dari
tonjolan pasang surut ditentukan oleh deklinasi,
sudut antara sumbu rotasi bumi dan bidang orbital bulan dan matahari.
Pasang
air laut dibedakan menjadi dua, yaitu pasang purnama dan pasang perbani, yaitu:
·
Pasang
Laut Purnama (spring tide)
Pasang laut purnama (spring tide) terjadi ketika
bumi, bulan dan matahari berada dalam suatu garis lurus. Pada saat itu akan
dihasilkan pasang naik yang sangat tinggi dan pasang surut yang sangat rendah.
Pasang laut purnama ini terjadi pada saat bulan baru dan bulan purnama.
·
Pasang
Laut Perbani (neap tide)
Pasang laut perbani (neap tide) terjadi ketika
bumi, bulan dan matahari membentuk sudut tegak lurus. Pada saat itu akan
dihasilkan pasang naik yang rendah dan pasang surut yang tinggi. Pasang laut
perbani ini terjadi pada saat bulan seperempat dan tigaperempat.
Ø Pasang
laut dan transportasi perairan
Pengetahuan tentang pasang laut sangat diperlukan dalam transportasi perairan,
kegiatan di pelabuhan,
pembangunan di daerah pesisir pantai,
dan lain-lain. Karena sifat pasang laut yang periodik, maka ia dapat
diramalkan.
Untuk dapat meramalkan pasang laut, diperlukan data amplitudo
dan beda fasa
dari masing-masing komponen pembangkit pasang laut. Seperti telah disebutkan,
komponen-komponen utama pasang surut terdiri dari komponen tengah harian dan
harian. Namun demikian, karena interaksinya dengan bentuk (morfologi) pantai,
superposisi antar komponen pasang laut utama, dan faktor-faktor lainnya akan
mengakibatkan terbentuknya komponen-komponen pasang laut yang baru.
Ø Manfaat Pasang Surut Air Laut
Peristiwa pasang surut air laut
bermanfaat untuk hal – hal sebagai berikut:
·
Pembuatan garam,
·
Persawahan Pasang Surut,
·
Berlayar atau berlabuhnya kapal di
dermaga yang dangkal,
·
Pembangkit Listrik Tenaga Pasang
Surut (PLTPs)
Penggerak Generator Listrik, dsb